Upaya Tingkatkan Status Akreditasi, Magister Ekonomi Syariah Universitas Ma’arif Lampung Ajukan Reakreditasi ke LAMEMBA

Magister Ekonomi Syariah Universitas Ma’arif Lampung, melalui Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Subandi MM, Ketua Program Studi, Dr. Didik Aji Nugroho, M.S.I. dan Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengajukan peningkatan akreditasi program studi. Program studi tersebut telah mendapatkan predikat akreditasi “Baik” yang ditetapkan oleh BAN-PT sebagai akreditasi minimum dengan nomor Sk 225/SK/BAN-PT/Ak-PNB/M/I/2024 yang berlaku hingga 20 Juni 2026.  Akreditasi minimum tersebut  didapatkan berdasarkan pengajuan prodi baru Magister Ekonomi Syariah pada tahun 2021 lalu. Pihak universitas berkomitmen terus meningkatkan kualitas Tridharma perguruan tinggi yang mencakup pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya dilakukan melalui pemantauan mutu internal melalui SPMI, ataupun pemantauan pihak eksternal melalui institusi terkait seperti BAN-PT, LAM, ataupun lembaga akreditasi internasional. Oleh karena Magister Ekonomi Syariah masuk dalam cakupan Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA), maka prodi tersebut diajukan pada lembaga LAMEMBA.

Setelah melakukan pengajuan reakreditasi melalui akun Lamemba, Magister Ekonomi Syariah dinyatakan lolos pada tahap Asesmen Kecukupan (AK) dan lanjut pada Asesmen Lapangan (AL). Pada Proses Asesmen Lapangan, LAMEMBA mengirim dua Assesor berpengalaman dan ahli di bidang Ekonomi, Manajememen Bisnis, dan Akuntansi, yaitu Prof. Dr. Haryono Umar, Ak, MSc, CA, CPAM, dan Dr Aas Nurasiyah, M.Si. Prof Har (sapaan akrab asessor I) mengingatkan bahwa asesmen lapangan bukan ajang "introgasi” yang menegangkan antara pihak lembaga akreditasi dan institusi yang diasesmen. Akan tetapi, Asesmen Lapangan adalah upaya pencocokan antara SN-Dikti yang telah ditetapkan pemerintah sebagai standar pengelolaan perguruan tinggi dengan segala upaya yang telah dilakukan perguruan tinggi dalam memenuhi standar tersebut. Dengan demikian, di dalam asesmen tersebut tidak hanya berisi judgement, tetapi juga berisi bimbingan dan pembelajaran.

Dalam melaksanakan Asesmen Lapangan yang dilakukan pada tanggal 22-24 April 2024, pihak pimpinan universitas, direktur pascasarjana, kaprodi, dan tim akreditasi berupaya semaksimal dan sekooperatif mungkin dalam melaksanakan Asesmen Lapangan. Dalam proses pelaksanaannya, direktur, kaprodi, tim, dan stakeholder terkait berupaya menjelaskan dan menjawab pertanyaan mengenai keadaan riil yang telah dilakukan oleh institusi sesuai dengan Dokumen Evaluasi Diri (DED) yang telah diajukan sebelumnya.

Setelah tiga hari dilaksanakan Asesmen Lapangan, pimpinan universitas siap melakukan pengembangan kembali mutu pendidikan sesuai dengan rekomendasi yang disampaikan oleh para asesor untuk pihak universitas di hari terakhir pelaksanaan Asesmen Lapangan.